![]() |
| ILUSTRASI. Garis Polisi |
Penemuan jasad tersebut bermula saat warga yang sedang menjala ikan di sekitar aliran Sungai Tallo melihat sesosok tubuh mengapung di permukaan air. Menyadari temuan tersebut, warga langsung melaporkannya ke pihak kepolisian setempat.
” Dari informasi jasad tanpa identitas yang ditemukan warga yang sedang menjala ikan sekitar sungai Tallo, melihat sesosok mayat yang mengapung langsung menghubungi pihak polsek.” Kata Ipda Sultan Dantim Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, kepada media.
Mendapat laporan itu, Kapolsek Tamalanrea Kompol Muhammad Yusuf bersama Kanit Reskrim AKP Sangkala segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).
Setibanya di TKP, aparat kepolisian dibantu warga setempat menggunakan perahu untuk mengevakuasi jasad dari tengah sungai ke pinggir daratan Sungai Tallo.
” Begitu sampai didaratan pinggir sungai, kita lakukan identifikasi awal ditempat dulu bersama tim ( Dokpol Biddokkes Polda Sulsel ) dan Inafis Polrestabes Makassar.” Ujarnya.
Setelah proses identifikasi awal di lokasi penemuan selesai, jasad tersebut kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Makassar, tepatnya ke kamar jenazah Instalasi Forensik Biddokkes Dokpol Polda Sulsel, guna dilakukan pemeriksaan lanjutan.
Ipda Sultan menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, jasad diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia antara 30 hingga 40 tahun serta memiliki tinggi badan sekitar 163 sentimeter.
” Saat ditemukan menggunakan Baju kaos lengan pendek warna hitam bertuliskan Ghost, menggunakan jaket hoodie warna hijau bertuliskan Erigo, menggunakan celana pendek warna cokelat, menggunakan kalung logam dengan liontin permata, terdapat tatto bertuliskan Musdalifah Anggy pada perut, Tatto pada lengan kiri dan kaki kanan bergambar abstrak.” Jelas Dantim Dokpol Biddokkes Polda Sulsel.
Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke Polsek Tamalanrea, Polrestabes Makassar, atau langsung ke Dokpol Biddokkes Polda Sulsel.
” Tim Dokpol Biddokkes Polda Sulsel masih mendalami dan mengidentifikasi Jasad tanpa identitas tersebut.” Tutupnya.


