![]() |
| ILUSTRASI. Cuaca Sulsel |
Warga Makassar yang berencana menghabiskan akhir pekan di luar rumah tampaknya bisa bernapas lega. Prakiraan cuaca menunjukkan langit Kota Daeng akan didominasi kondisi cerah hingga berawan sepanjang Sabtu (20/6/2026), tanpa potensi hujan yang signifikan.
Kondisi ini berbeda dengan sejumlah wilayah lain di Sulawesi Selatan yang masih berpeluang diguyur hujan ringan hingga sedang pada malam hingga dini hari.
Meski demikian, cuaca cerah bukan berarti tanpa risiko. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya potensi angin bertiup cukup kencang dengan kecepatan mencapai 41 kilometer per jam.
Aktivitas Luar Ruangan Diperkirakan Aman
Sejak pagi hingga sore hari, cuaca di Makassar diprakirakan cerah berawan.
Kondisi tersebut mendukung berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari olahraga pagi, kunjungan wisata keluarga, kegiatan perdagangan, hingga aktivitas di kawasan Pantai Losari dan ruang terbuka lainnya.
Memasuki malam hari, langit diperkirakan tetap berawan tanpa indikasi hujan yang mengganggu aktivitas warga.
Angin Kencang Jadi Perhatian Utama
Di balik cuaca yang relatif bersahabat, faktor angin menjadi hal yang perlu mendapat perhatian.
BMKG memprakirakan angin bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan berkisar 8 hingga 41 kilometer per jam.
Kecepatan tersebut tergolong cukup kuat, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintasi jalan terbuka, nelayan yang beraktivitas di perairan sekitar Makassar, serta masyarakat yang berada di kawasan pesisir.
Hembusan angin juga berpotensi memengaruhi aktivitas pelayaran skala kecil dan kegiatan masyarakat yang menggunakan tenda atau perlengkapan luar ruangan.
Suhu Mencapai 35 Derajat Celsius
Selain angin, suhu udara di Makassar diperkirakan cukup panas pada siang hari.
Temperatur berada pada rentang 19 hingga 35 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 65 hingga 100 persen.
Kombinasi suhu tinggi dan kelembapan yang besar dapat menimbulkan rasa gerah serta meningkatkan risiko kelelahan bagi masyarakat yang beraktivitas dalam waktu lama di bawah paparan sinar matahari.
Karena itu, warga disarankan menjaga kecukupan cairan tubuh dan mengurangi aktivitas fisik berlebihan pada jam-jam terpanas.
Nelayan dan Warga Pesisir Perlu Memantau Pembaruan Cuaca
Bagi masyarakat yang menggantungkan aktivitas pada kondisi laut, pembaruan informasi cuaca menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.
Kecepatan angin yang berubah sewaktu-waktu dapat memengaruhi kondisi gelombang dan keselamatan pelayaran.
Meski akhir pekan kali ini diperkirakan berlangsung tanpa hujan, kewaspadaan tetap diperlukan karena dinamika cuaca pesisir dapat berubah dengan cepat. Informasi terbaru dari BMKG menjadi acuan utama sebelum melakukan aktivitas di laut maupun kawasan pantai. (*)

