![]() |
| Rapat koordinasi rencana penataan kawasan eks Terminal Toddopuli atau lokasi Pasar Hobi di Kantor Camat Panakkukang, Minggu (21/6/2026). (Foto: Istimewa) |
SULSEL AMANAH INDONESIA, MAKASSAR -- Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Panakkukang mulai mempersiapkan penataan kawasan eks Terminal Toddopuli yang selama ini dikenal sebagai lokasi Pasar Hobi.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengembalikan fungsi lahan sebagai fasilitas umum sekaligus menata kawasan agar lebih tertib sesuai peruntukannya.
Camat Panakkukang, Syahrir, mengatakan pembahasan terkait pengosongan dan pemanfaatan kembali kawasan tersebut telah dilakukan melalui rapat koordinasi bersama sejumlah pihak terkait.
"Rakor beberapa hari lalu kami membahas rencana pengosongan fasilitas umum serta pemanfaatan kembali lahan pada area eks Terminal Toddopuli," ujarnya, Minggu (21/6/2026).
Pedagang Ditawarkan Dua Lokasi Relokasi
Rencana penataan tersebut merupakan tindak lanjut surat resmi dari Perumda Terminal Makassar Metro terkait pengelolaan dan penataan aset daerah.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah kecamatan menawarkan dua alternatif lokasi relokasi bagi para pedagang Pasar Hobi, yakni di kawasan Pasar Sawah, Jalan Gunung Latimojong, atau di area Terminal Regional Daya.
Menurut Syahrir, pemerintah tidak ingin melakukan pengosongan secara sepihak. Karena itu, para pedagang diberi kesempatan untuk bermusyawarah menentukan lokasi yang dianggap paling sesuai.
"Hasil rapat hari ini, kami menawarkan relokasi pedagang Pasar Hobi ke Pasar Sawah di Jalan Gunung Latimojong atau Terminal Regional Daya. Kami juga memberikan waktu selama tiga hari kepada para pedagang untuk bermusyawarah dan menentukan lokasi yang mereka inginkan," katanya.
Pasar Hobi Jadi Pusat Perdagangan Hewan Peliharaan
Selama bertahun-tahun, kawasan Pasar Hobi Toddopuli dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan hewan peliharaan di Kota Makassar.
Berbagai jenis hewan seperti ikan hias, burung, kucing, hingga reptil diperjualbelikan di lokasi tersebut. Selain itu, pedagang juga menjual perlengkapan pendukung seperti pakan, kandang, akuarium, dan aksesori lainnya.
Aktivitas perdagangan yang terus berkembang membuat kawasan tersebut menjadi salah satu destinasi favorit bagi pecinta hewan peliharaan di Makassar.
Perumda Terminal Kedepankan Pendekatan Persuasif
Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, memastikan proses penataan dilakukan secara bertahap dan mengedepankan komunikasi dengan para pedagang.
Menurutnya, pihak Perumda telah berkoordinasi dengan pengurus asosiasi pedagang serta menerbitkan Surat Peringatan (SP) pertama sebagai bagian dari tahapan administrasi.
"Alhamdulillah sudah ada komunikasi dengan ketuanya, ketua asosiasinya. Kami juga sudah memberikan Surat Peringatan pertama kepada para pedagang di Pasar Hobi Toddopuli," ujarnya.
Ia menambahkan, sebagian pedagang merespons positif rencana relokasi karena pemerintah tetap menyediakan lokasi pengganti untuk melanjutkan aktivitas usaha mereka.
Optimalkan Fungsi Terminal dan Tata Kawasan
Penataan kawasan eks Terminal Toddopuli merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar untuk mengoptimalkan kembali fungsi aset daerah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan aman.
Selain menghidupkan kembali fungsi terminal, penataan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas kawasan perkotaan serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Pemerintah berharap proses relokasi dapat berjalan lancar melalui kesepakatan bersama antara pemerintah dan para pedagang, sehingga aktivitas ekonomi tetap berlangsung tanpa mengabaikan fungsi fasilitas umum yang telah ditetapkan. (*)

