Iklan

PAD Maros 2025 Cetak Rekor Rp329,5 Miliar

PAD Kabupaten Maros Tahun 2025 Tembus Rp329 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah

AMANAH INDONESIA, MAROS -- Pemerintah Kabupaten Maros mencatatkan tonggak sejarah baru dalam pengelolaan keuangan daerah. Sepanjang tahun 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) berhasil menembus angka Rp329.562.919.533, menjadi capaian tertinggi yang pernah diraih Maros.

Capaian ini menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka Rp283.056.990.320. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Maros menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi solid antara Bapenda dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola pajak serta retribusi.

Kontribusi terbesar datang dari sektor Pajak Daerah dengan realisasi mencapai Rp215.529.020.781, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp187,4 miliar. Sejumlah jenis pajak bahkan berhasil melampaui target lebih dari 100 persen.

Tiga penyumbang utama pajak daerah adalah:

  • Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT): Rp71.572.912.787

  • Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB): Rp43.514.325.021

  • Pajak Bumi dan Bangunan (PBB): Rp39.829.504.163

Di tengah tren positif tersebut, Bapenda Maros juga mencermati adanya penurunan pada beberapa sektor akibat kebijakan nasional. Pajak Parkir turun menjadi Rp4,5 miliar dari Rp5,7 miliar pada 2024, menyusul penyesuaian tarif dari 30 persen menjadi 10 persen sesuai UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD.

Sementara itu, potensi BPHTB berkurang sekitar Rp18,4 miliar akibat penerapan program BPHTB Gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Sepanjang 2025, tercatat 3.970 dokumen MBR digratiskan sebagai dukungan terhadap program pembangunan tiga juta rumah.

Di sektor retribusi daerah, kinerja OPD juga menunjukkan peningkatan. RSUD Dr. La Palaloi menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp71.520.019.499, disusul Dinas Kesehatan sebesar Rp27.083.940.207. OPD lain seperti Dinas PU dan Dinas Perikanan turut mencatatkan pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya.

Menghadapi tahun 2026, Bapenda Maros menargetkan penerimaan pajak daerah sebesar Rp243.175.000.000. Sejumlah strategi telah disiapkan, mulai dari pemutihan denda pajak, percepatan digitalisasi pembayaran, penguatan sinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH), hingga pendataan masif wajib pajak baru.

Keberhasilan ini adalah kerja keras kolektif. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi agar pengelolaan pendapatan daerah semakin optimal demi pembangunan Maros yang lebih baik,” tulis manajemen Bapenda Maros dalam keterangannya

Baca Juga
Berita Terbaru
  • PAD Maros 2025 Cetak Rekor Rp329,5 Miliar
  • PAD Maros 2025 Cetak Rekor Rp329,5 Miliar
  • PAD Maros 2025 Cetak Rekor Rp329,5 Miliar
  • PAD Maros 2025 Cetak Rekor Rp329,5 Miliar
  • PAD Maros 2025 Cetak Rekor Rp329,5 Miliar
  • PAD Maros 2025 Cetak Rekor Rp329,5 Miliar
Posting Komentar
Ad
Ad
Tutup Iklan