Waktu Salat Sulawesi Selatan
Kota Makassar | 24 Januari 2026
Subuh04:58
Dzuhur12:16
Ashar15:39
Maghrib18:21
Isya19:33

Waspada Virus Nipah, 47 Puskesmas Makassar Siaga Penuh

ILUSTRASI. Virus Nipah (source: vietnam.vn)

SULSEL AMANAH INDONESIA, MAKASSAR -- Kewaspadaan terhadap ancaman Virus Nipah mulai diperketat di berbagai daerah, termasuk Kota Makassar. Langkah ini menyusul diterbitkannya Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI tentang Kewaspadaan Terhadap Virus Nipah pada 30 Januari 2026.


Melalui surat edaran tersebut, Kemenkes menginstruksikan jajaran kesehatan di seluruh Indonesia—mulai dari Kepala Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten/kota, Kepala UPT Kekarantinaan Kesehatan, pimpinan rumah sakit, kepala puskesmas, hingga laboratorium kesehatan masyarakat—untuk segera menjalankan langkah-langkah antisipatif dan respons dini.


Merespons kebijakan pusat tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menginstruksikan 47 puskesmas di wilayah Makassar agar mengoptimalkan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).


SKDR merupakan sistem pemantauan yang dirancang untuk mendeteksi lebih awal peningkatan kasus penyakit menular yang berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) atau wabah. Pemantauan dilakukan secara mingguan agar respons cepat dapat diambil sebelum penyebaran meluas.


"Petugas di puskesmas harus kami maksimalkan, promosi kesehatannya harus lancar, sigap dan gejala-gejala masyarakat harus diwaspadai karena gejalanya ini mirip flu biasa," kata Nursaidah


Selain penguatan layanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama, Dinas Kesehatan Makassar juga memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk kota, khususnya bandara dan pelabuhan, sebagai langkah pencegahan awal.


"Iya, kalau sudah instruksi dari pusat atau kementerian pasti yang pertama pintu-pintu masuk yang harus kita jaga. Warga yang mau masuk ke Makassar apalagi yang dari China pasti harus di karantina, di deteksi. Minimal kita antisipasi memang dari awal," ungkapnya.


Meski demikian, Nursaidah menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menunggu surat edaran lanjutan atau petunjuk teknis resmi terkait prosedur penanganan apabila ditemukan warga dengan gejala yang mengarah pada infeksi Virus Nipah.


Hal tersebut menjadi penting mengingat gejala awal Virus Nipah, seperti flu dan demam, kerap menyerupai penyakit ringan sehingga membutuhkan kewaspadaan ekstra dari tenaga kesehatan dan masyarakat.


Dengan penguatan sistem deteksi dini, kesiapsiagaan fasilitas layanan kesehatan, serta pengawasan di jalur masuk wilayah, Dinas Kesehatan Makassar berharap potensi penyebaran Virus Nipah dapat dicegah sejak dini demi melindungi kesehatan masyarakat.


Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Waspada Virus Nipah, 47 Puskesmas Makassar Siaga Penuh
  • Waspada Virus Nipah, 47 Puskesmas Makassar Siaga Penuh
  • Waspada Virus Nipah, 47 Puskesmas Makassar Siaga Penuh
  • Waspada Virus Nipah, 47 Puskesmas Makassar Siaga Penuh
  • Waspada Virus Nipah, 47 Puskesmas Makassar Siaga Penuh
  • Waspada Virus Nipah, 47 Puskesmas Makassar Siaga Penuh
Posting Komentar
Ad
Ad
Tutup Iklan