![]() |
| Diresmikan Bupati Sinjai, Jembatan Gantung Perintis Garuda Dekatkan Akses Masyarakat |
SULSEL AMANAH INDONESIA, SINJAI – Akses warga antara Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan, dan Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, kini semakin mudah setelah Jembatan Gantung Perintis Garuda rampung dibangun dan mulai dimanfaatkan pada Kamis (13/8/2026).
Jembatan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat, khususnya petani, warga yang beraktivitas antarwilayah, serta sekitar 70 pelajar yang setiap hari melintas menuju sekolah. Sebelumnya, warga harus menempuh jalur memutar dengan waktu perjalanan lebih lama.
Dibangun Dua Bulan Lewat Program Padat Karya
Jembatan Gantung Perintis Garuda dibangun selama kurang lebih dua bulan melalui program padat karya yang melibatkan TNI bersama masyarakat dari kedua desa.
Pembangunan dilakukan dengan mengedepankan kolaborasi dan gotong royong untuk membuka akses yang lebih dekat bagi warga.
Bupati Sinjai Dra. Hj. Ratnawati Arif mengapresiasi keterlibatan TNI dan masyarakat dalam pembangunan jembatan tersebut.
Menurutnya, keberadaan jembatan memberikan manfaat langsung karena memperlancar mobilitas masyarakat dari Desa Alenangka menuju Desa Samaturue maupun sebaliknya.
“Jembatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena menjadi akses yang memudahkan mobilisasi antar dua desa,” ujar Ratnawati usai meresmikan jembatan tersebut.
Memudahkan Akses Pelajar ke Sekolah
Selain menunjang aktivitas masyarakat dan sektor pertanian, jembatan ini memiliki fungsi penting bagi pelajar.
Sekitar 70 siswa yang sebelumnya harus melewati jalur lebih jauh kini dapat menggunakan akses tersebut untuk menuju sekolah.
Dengan waktu tempuh yang lebih singkat, keberadaan jembatan diharapkan membuat aktivitas pendidikan dan mobilitas harian warga menjadi lebih efektif.
Manfaatnya juga dirasakan masyarakat yang melakukan aktivitas pertanian maupun kegiatan ekonomi antarwilayah.
Dibangun dengan Dukungan Anggaran Rp500 Juta
Dandim 1424 Sinjai Letkol Inf. Arif Hartanto mengatakan pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan bagian dari program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto yang dilaksanakan melalui Kodim 1424 Sinjai.
Menurut Arif, pembangunan jembatan tersebut mendapat dukungan anggaran dari bantuan Presiden dengan nilai sekitar Rp500 juta.
Anggaran tersebut direalisasikan melalui skema padat karya dengan melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan.
“Harapan kami, jembatan gantung ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan dirawat bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” kata Arif Hartanto.
Jadi Akses Baru bagi Dua Desa
Rampungnya Jembatan Gantung Perintis Garuda memberikan perubahan langsung terhadap mobilitas masyarakat di dua desa yang selama ini terhubung melalui jalur yang lebih jauh.
Keberadaan jembatan tidak hanya memperpendek akses perjalanan, tetapi juga mendukung aktivitas pertanian dan memudahkan puluhan pelajar menuju sekolah.
Pemerintah berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Dengan demikian, Jembatan Gantung Perintis Garuda Sinjai menjadi bagian penting dari upaya membuka akses antarwilayah sekaligus memperkuat mobilitas masyarakat di kawasan perdesaan.

