![]() |
| ILUSTRASI. Petasan |
Menjelang pergantian tahun, letusan petasan dan dentuman kembang api tetap terdengar bergemuruh di berbagai sudut Kota Makassar. Suasana malam tahun baru pun berlangsung meriah, meski sebelumnya telah ada imbauan resmi dari pemerintah kota.
Pantauan dari media sosial menunjukkan ribuan warga memadati sejumlah titik keramaian, terutama di kawasan Pantai Losari dan Center Point of Indonesia (CPI) yang berada di pesisir pantai Kota Makassar. Dua kawasan ikonik tersebut menjadi pusat berkumpulnya masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun.
Ledakan kembang api mulai terjadi sekitar 15 menit menjelang Tahun Baru 2026. Kondisi cuaca yang relatif cerah turut mendukung antusiasme warga untuk keluar rumah dan berkumpul di ruang-ruang publik Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan tersebut.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin telah secara tegas melarang masyarakat menyalakan petasan dan kembang api pada malam tahun baru. Kebijakan itu dikeluarkan sebagai upaya menjaga ketertiban, keamanan, serta keselamatan masyarakat.
Selain mengeluarkan larangan, Wali Kota juga meminta peran aktif ketua RT bersama aparat kepolisian untuk mengawasi dan mencegah warga membunyikan petasan selama perayaan pergantian tahun.
Meski demikian, pada pelaksanaannya, larangan tersebut belum sepenuhnya berjalan efektif. Perayaan tahun baru di sejumlah titik Kota Makassar tetap diwarnai suara petasan dan kembang api yang menyala hingga dini hari.

