Pantai di Kabupaten Kepulauan Selayar beberapa hari terakhir tidak hanya membawa hasil tangkapan laut bagi warga. Di sejumlah titik pesisir, justru ditemukan paket-paket mencurigakan yang belakangan diketahui berisi serbuk putih yang diduga narkotika jenis kokain.
Penemuan itu bermula dari laporan warga yang menemukan bungkusan di tepi pantai. Awalnya paket tersebut terlihat seperti sampah laut yang terdampar. Namun setelah diperiksa, isinya menimbulkan kecurigaan sehingga segera dilaporkan kepada aparat kepolisian.
SULSEL AMANAH INDONESIA, SELAYAR -- Polres Kepulauan Selayar kemudian memastikan bahwa paket-paket tersebut merupakan barang yang diduga narkotika. Secara keseluruhan, barang bukti yang telah diamankan mencapai sekitar 25,44 kilogram.
"Kami telah mengamankan barang bukti itu dan melakukan interogasi awal terhadap saksi yang menemukan paket tersebut. Selanjutnya barang bukti akan diproses sesuai prosedur untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan melalui keterangan tertulis yang diterima di Makassar, Minggu.
Ditemukan Saat Warga Melintas di Pesisir
Salah satu paket ditemukan di pesisir Pantai Barat Lingkungan Bontosinde, Kelurahan Batangmata, Kecamatan Bontomate pada Jumat malam.
Seorang warga bernama Nuka menemukannya saat berjalan dari rumahnya di Dusun Boneria, Desa Barat Lambongan menuju pantai sekitar pukul 19.00 Wita.
Di tepi pantai itu, ia melihat tumpukan sampah yang terbawa ombak. Saat diperiksa, terdapat satu bungkusan plastik hitam bertuliskan Bugatti yang berisi serbuk putih dengan berat sekitar satu kilogram.
"Warga yang menemukan paket tersebut kemudian membawanya ke rumah, dan sekitar pukul 21.00 WITA melaporkan kepada Bhabinkamtibmas Bripka Andi Nuryadin. Informasi tersebut diteruskan kepada Kapolsek Bontomate dan Satresnarkoba Polres Kepulauan Selayar," tutur Kapolres.
Setelah menerima laporan tersebut, aparat kepolisian segera mendatangi lokasi penemuan. Tim dari Polres Selayar bersama Satresnarkoba kemudian melakukan penyisiran di sekitar pantai untuk memastikan tidak ada paket lain yang terdampar.
Temuan Berulang di Beberapa Titik Pantai
Penyisiran tersebut mengungkap bahwa paket serupa juga ditemukan di beberapa wilayah pesisir lainnya oleh nelayan dan warga setempat.
Menurut pihak kepolisian, secara keseluruhan terdapat 25 paket yang diduga berisi kokain dengan total berat sekitar 25,44 kilogram.
Seluruh barang bukti kini telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Penanganan kasus ini juga melibatkan koordinasi dengan Polda Sulawesi Selatan serta unsur TNI. Aparat menduga paket-paket tersebut kemungkinan berkaitan dengan jalur penyelundupan narkotika melalui laut.
Polisi Ajak Warga Ikut Mengawasi Pesisir
Kapolres Selayar meminta jajaran kepolisian sektor bersama Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan pengawasan di wilayah pesisir.
Ia juga mengajak masyarakat agar segera melapor jika menemukan paket mencurigakan yang diduga berkaitan dengan narkotika.
"Saya mengajak seluruh Kapolsek untuk memberdayakan Bhabinkamtibmas bersama masyarakat melakukan penyisiran di sepanjang pantai Selayar. Jika masyarakat menemukan paket mencurigakan diduga narkotika segera dilaporkan kepada pihak kepolisian," tuturnya.
Selain itu, warga yang membantu menemukan dan melaporkan paket tersebut akan diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi.
"Ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden dalam pemberantasan narkoba. Mari kita tunjukkan bahwa Polres Selayar bersama masyarakat mampu mencegah penyalahgunaan dan penyelundupan narkotika di wilayah ini," katanya menekankan.
Kasat Resnarkoba Polres Kepulauan Selayar AKP Suhardiman menambahkan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan asal-usul barang tersebut serta kemungkinan keterkaitannya dengan jaringan peredaran narkotika di wilayah perairan Selayar.
