![]() |
| Andi Amran Sulaiman |
AMANAH INDONESIA, MAKASSAR – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, memberikan bantuan senilai Rp1 miliar untuk anak yatim piatu melalui Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin.
Berdasarkan keterangan Kementerian Pertanian yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, bantuan tersebut bersumber dari dana pribadi Mentan Amran yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat IKA Universitas Hasanuddin.
Dana bantuan itu akan disalurkan melalui program sosial bertajuk IKA Unhas Peduli, yang difokuskan pada kegiatan kemanusiaan bagi anak yatim piatu.
Komitmen bantuan tersebut disampaikan Amran saat memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi dan Silaturahmi IKA Unhas yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat. Kegiatan ini menjadi penanda awal tahun 2026 sekaligus bagian dari persiapan Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas yang dijadwalkan berlangsung pada 27 April 2026.
Dalam forum tersebut, para peserta rakor juga menyepakati Andi Amran Sulaiman sebagai calon tunggal Ketua Umum Pengurus Pusat IKA Unhas periode 2026–2030. Sebelumnya, Amran menjabat Ketua Umum PP IKA Unhas periode 2022–2026.
Pada awal pengarahan, Amran sempat menyampaikan harapan agar dirinya tidak kembali dicalonkan sebagai ketua umum. Namun, dinamika forum berubah saat sesi diskusi dibuka.
Tiga perwakilan wilayah secara bergantian menyampaikan pernyataan sikap yang meminta Andi Amran Sulaiman kembali memimpin IKA Unhas.
"Pak Amran tidak usah mencalonkan lagi. Kami semua yang mencalonkan Bapak," kata Ketua IKA Fakultas Pertanian Unhas, Ilham Arief Sirajuddin.
Pernyataan serupa disampaikan Ketua IKA Kalimantan Timur, Isradi Zainal, yang juga menyatakan dukungan agar kepemimpinan Amran dilanjutkan.
Menindaklanjuti aspirasi tersebut, pimpinan sidang kemudian mengetuk palu tiga kali sebagai tanda pengesahan. Andi Amran Sulaiman resmi ditetapkan sebagai calon tunggal Ketua Umum PP IKA Unhas periode 2026–2030 secara aklamasi.
"Apakah setuju aklamasi Mentan Amran lanjut pimpin IKA Unhas?" kata Rahman Pina yang memimpin sidang.
"Setuju...," teriak peserta menggema memenuhi seluruh ruang.
Tok, tok, tok, suara palu mengikuti keputusan aklamasi.
Selama masa kepemimpinan Amran, IKA Unhas dinilai aktif menjalankan berbagai program, khususnya kegiatan sosial serta pembentukan kepengurusan alumni di berbagai wilayah dan fakultas.
Atas capaian tersebut, sejumlah perwakilan menilai kepemimpinan Amran Sulaiman masih sangat dibutuhkan untuk melanjutkan konsolidasi organisasi.
"Tidak ada calon lain yang pantas menggantikan Mentan Amran," kata Ketua IKA Sulawesi Barat, Muhammad Idris.
Dukungan juga disampaikan Ketua IKA Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unhas, Andi Rachmatika Dewi, yang juga menjabat Ketua DPRD Sulawesi Selatan.
"Kami IKA Fakultas Kedokteran Gigi sepakat memilih Mentan Andi Amran kembali memimpin IKA Unhas," kata Cicu, sapaan akrab Ketua DPRD Sulsel.

