Zulhas Beri Tenggat Dua Pekan untuk PSEL Makassar, Pemerintah Pusat Siap Ambil Alih jika Mandek

Munafri Hadiri Seminar KDKMP, Simak Langsung Arahan Dua Menteri Soal Penguatan Ekonomi Rakyat

SULSEL AMANAH INDONESIA, MAKASSAR – Pemerintah pusat memberi sinyal tegas terkait percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Makassar. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memberikan waktu dua pekan kepada Pemerintah Kota Makassar untuk menyelesaikan berbagai hambatan yang masih mengganjal proyek tersebut.

Apabila dalam tenggat waktu itu belum ada perkembangan yang signifikan, pemerintah pusat menyatakan siap mengambil langkah lanjutan, termasuk kemungkinan mengambil alih penyelesaian proyek agar tetap berjalan sesuai target nasional.

Zulhas Minta Hambatan PSEL Segera Dituntaskan

Arahan tersebut disampaikan Zulhas dalam rapat koordinasi percepatan pembangunan PSEL yang membahas berbagai kendala pelaksanaan proyek.

Menurutnya, proyek PSEL merupakan program strategis nasional yang memiliki peran penting dalam mengatasi persoalan sampah perkotaan. Karena itu, seluruh hambatan, baik yang bersifat administratif, teknis, maupun koordinasi antarinstansi, diminta segera diselesaikan.

Ia menegaskan pemerintah tidak ingin proyek yang telah direncanakan tersebut terus mengalami keterlambatan.

Pemerintah Pusat Siap Ambil Langkah jika Tidak Ada Perkembangan

Zulhas menekankan bahwa evaluasi akan dilakukan setelah masa dua pekan berakhir.

Jika berbagai persoalan belum terselesaikan dan proyek belum menunjukkan kemajuan yang berarti, pemerintah pusat akan mempertimbangkan langkah lebih lanjut agar pembangunan PSEL tetap dapat direalisasikan.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat persoalan sampah di kawasan perkotaan membutuhkan solusi yang berkelanjutan dan tidak bisa terus tertunda.

PSEL Diproyeksikan Jadi Solusi Pengelolaan Sampah Modern

PSEL dirancang sebagai fasilitas yang mengolah sampah menjadi energi listrik melalui teknologi pengolahan modern.

Selain mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA), fasilitas ini diharapkan mampu menghasilkan energi sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Di Makassar, pembangunan PSEL menjadi bagian dari transformasi sistem persampahan yang juga mencakup perubahan pengelolaan TPA dari metode open dumping menuju sanitary landfill.

Pemerintah Kota Makassar juga tengah mendorong pengurangan sampah dari sumbernya melalui pemilahan sampah rumah tangga serta penguatan bank sampah di berbagai wilayah.

Pemkot Makassar Didorong Percepat Penyelesaian

Pemerintah Kota Makassar sebelumnya menyatakan komitmennya mendukung pembangunan PSEL sebagai salah satu solusi jangka panjang terhadap persoalan persampahan.

Namun, pelaksanaan proyek tetap harus memenuhi berbagai persyaratan teknis, lingkungan, pembiayaan, dan regulasi sebelum memasuki tahap pembangunan.

Dengan adanya tenggat waktu dari pemerintah pusat, berbagai pihak berharap proses penyelesaian hambatan dapat dipercepat sehingga proyek PSEL segera memasuki tahap implementasi dan memberikan manfaat bagi pengelolaan sampah di Kota Makassar. (*)

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Zulhas Beri Tenggat Dua Pekan untuk PSEL Makassar, Pemerintah Pusat Siap Ambil Alih jika Mandek
  • Zulhas Beri Tenggat Dua Pekan untuk PSEL Makassar, Pemerintah Pusat Siap Ambil Alih jika Mandek
  • Zulhas Beri Tenggat Dua Pekan untuk PSEL Makassar, Pemerintah Pusat Siap Ambil Alih jika Mandek
  • Zulhas Beri Tenggat Dua Pekan untuk PSEL Makassar, Pemerintah Pusat Siap Ambil Alih jika Mandek
  • Zulhas Beri Tenggat Dua Pekan untuk PSEL Makassar, Pemerintah Pusat Siap Ambil Alih jika Mandek
  • Zulhas Beri Tenggat Dua Pekan untuk PSEL Makassar, Pemerintah Pusat Siap Ambil Alih jika Mandek
Posting Komentar
Ad
Ad
Tutup Iklan