Rem Blong Diduga Picu Kecelakaan Beruntun di Maros-Bone, Empat Kendaraan Bertabrakan

Rem Blong Diduga Picu Kecelakaan Beruntun di Maros-Bone, Empat Kendaraan Bertabrakan

SULSEL AMANAH INDONESIA, MAROS -- Perjalanan sejumlah pengendara di Jalan Poros Maros-Bone mendadak berubah menjadi kepanikan setelah sebuah truk tronton diduga mengalami rem blong dan menghantam kendaraan di jalurnya. 

Tabrakan kemudian berlanjut hingga melibatkan empat kendaraan di Dusun Pattunuang, Desa Samangki, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros.

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 Wita, Senin (14/9/2026). Empat kendaraan yang terlibat terdiri atas dua kendaraan pribadi dan dua truk.

Meski benturan terjadi beruntun hingga salah satu truk terbalik, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Polisi mencatat sedikitnya lima hingga enam orang mengalami luka ringan.

Kasatlantas Polres Maros Iptu Suwardi membenarkan kecelakaan tersebut. Ia mengatakan dugaan awal kecelakaan berkaitan dengan rem blong pada truk yang bergerak dari arah Bone menuju Maros.

"Setibanya di TKP, rem blong sehingga menabrak kendaraan dari arah berlawanan, yakni Toyota Avanza. Dan menyebabkan kecelakaan beruntun," kata Suwardi.

Truk Oleng dan Menabrak dari Arah Berlawanan

Kecelakaan bermula ketika truk tronton Quester CWE 280 bernomor polisi DD 8897 UA yang dikemudikan Suherman (42) melaju dari arah Bone menuju Maros.

Saat tiba di lokasi kejadian, truk tersebut diduga mengalami rem blong. Kendaraan kemudian oleng ke kanan dan menabrak Toyota Avanza DD 1086 DQ yang datang dari arah berlawanan.

Toyota Avanza tersebut dikemudikan Muh Fahmi Raihan (22).

Setelah benturan pertama, pengemudi truk berusaha membelokkan kendaraannya ke kiri. Namun, truk justru kembali menabrak kendaraan lain.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Maros Ipda Faisal mengatakan truk tersebut menabrak bagian belakang truk Hino DD 8376 YQ yang dikemudikan Randi (24).

Benturan tersebut membuat truk Hino terbalik ke kanan.

"Truk tersebut kemudian membelokkan stir ke kiri selanjutnya menabrak dari belakang truk Hino DD 8376 YQ yang mengakibatkan truk Hino terbalik ke kanan," jelas Faisal.

Truk tronton kemudian ikut terbalik ke kanan dan kembali menghantam Toyota Calya DD 1795 XAV yang datang dari arah berlawanan.

Toyota Calya tersebut dikemudikan Muh Ainul Syafaat (28).

Lima hingga Enam Orang Mengalami Luka

Benturan beruntun itu menyebabkan sejumlah orang mengalami luka ringan.

Salah satu korban, Hartati (59), yang merupakan penumpang Toyota Avanza, mengalami luka lecet pada kelopak mata kanan, pergelangan tangan kanan, bibir bagian atas, serta mengeluhkan sakit pada leher.

Hartati mendapat perawatan di Puskesmas Simbang.

Penumpang Avanza lainnya, Asis (59), mengalami bengkak pada betis kiri dan nyeri dada. Ia juga mendapat perawatan di Puskesmas Simbang.

Sementara pengemudi Avanza mengalami luka lecet pada dahi dan sakit pada bagian dada.

Pengemudi truk Hino juga mengalami luka robek pada kelopak mata kanan. Ia mendapat penanganan awal di RSUD dr La Palaloi.

Polisi menyebut seluruh korban selamat dan tidak ada korban meninggal dunia.

Pengemudi Calya Melihat Truk Datang dari Arah Atas

Muh Ainul Syafaat, pengemudi Toyota Calya, mengaku berada tepat di belakang Toyota Avanza ketika kecelakaan terjadi.

Saat itu, ia sedang dalam perjalanan dari Makassar menuju Soppeng.

"Saya dari bawah, mobil merah Avanza ada di depan saya. Saya di belakangnya. Tiba-tiba dari atas ada suara benturan keras," ungkap Ainul.

Setelah mendengar suara benturan, ia melihat truk dari arah Bone menghantam Avanza yang berada di depannya.

Menurut Ainul, posisi truk kemudian berubah setelah benturan pertama.

"Saya di belakangnya ditabrak sama mobil kontainer besar. Mau menghindar ke kanan tidak sempat, tidak sempat ngerem," katanya.

Ia juga mengaku melihat truk tersebut melaju cukup kencang sebelum akhirnya oleng.

"Kontainernya jatuh karena dia membanting ke kanan. Habis tabrak mobil truk yang hijau," ujarnya.

Ainul mengatakan dirinya hanya mengalami luka ringan.

"Kalau saya alhamdulillah aman. Cuma lecet sedikit," katanya.

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan

Selain menangani korban, petugas Satlantas Polres Maros langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti. Polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan.

"Kita masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan," kata Faisal.

Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut sementara ditaksir sekitar Rp20 juta.

Hingga sore hari, petugas masih melakukan penanganan terhadap kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Dugaan rem blong menjadi titik awal penyelidikan, tetapi kepolisian masih harus memastikan kondisi kendaraan dan faktor lain yang mungkin berkaitan dengan kecelakaan tersebut.

Untuk sementara, kecelakaan ini meninggalkan satu hal penting bagi pengguna Jalan Poros Maros-Bone: rangkaian benturan terjadi hanya dalam waktu singkat setelah sebuah truk kehilangan kendali, membuat kendaraan di depannya nyaris tidak memiliki ruang untuk menghindar.

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Rem Blong Diduga Picu Kecelakaan Beruntun di Maros-Bone, Empat Kendaraan Bertabrakan
  • Rem Blong Diduga Picu Kecelakaan Beruntun di Maros-Bone, Empat Kendaraan Bertabrakan
  • Rem Blong Diduga Picu Kecelakaan Beruntun di Maros-Bone, Empat Kendaraan Bertabrakan
  • Rem Blong Diduga Picu Kecelakaan Beruntun di Maros-Bone, Empat Kendaraan Bertabrakan
  • Rem Blong Diduga Picu Kecelakaan Beruntun di Maros-Bone, Empat Kendaraan Bertabrakan
  • Rem Blong Diduga Picu Kecelakaan Beruntun di Maros-Bone, Empat Kendaraan Bertabrakan
Posting Komentar
Ad
Ad
Tutup Iklan